Diposting oleh Afsilall Vurilan's Senin, 15 November 2010 0 komentar

Wireless Distribution System (WDS) adalah sistem yang memungkinkan interkoneksi wireless dari Access Point dalam jaringan IEEE 802.11. Hal ini memungkinkan jaringan wireless yang akan diperluas menggunakan beberapa Access Point tanpa memerlukan backbone kabel untuk menghubungkan-nya.



Langkah yang pertama adalah :
1. Buka web browser dan ketik LAN IP address dari router di address bar, default IP
address dari TP-LINK router adalah 192.168.1.1, dan tekan Enter. Lalu anda akan
di ajak untuk mengisikan username dan pasword (Untuk Access Point TP-Link isikan
username=admin Password:admin, lalu OK

2. Apabila anada di tampilkan jendala uatama pada Acces Point TP-Link, Klik
Wireless Wireless Settings. Check Enable WDS.


3. Setelah itu samakanlah Chanelnya dengan AP yang akah kita hubungkan.


4. jika sudah di bagian bawah enable WDS kliklah search untuk mencari nama ssid yang
akan kita koneksi kan

5. jika sudah terkoneksi Access Point 2, selanjutnya reboot lah Ap anda
6. Smapai9 disini Konfigurasi WDS telah selasai, selanjutnya cobalah lakukan perintah ping antar client yang saling terhubung

Diposting oleh Afsilall Vurilan's Rabu, 29 September 2010 0 komentar

IPX
(bahasa Inggris: Internetwork Packet Exchange) adalah protokol jaringan komputer yang digunakan oleh sistem operasi Novell NetWare pada akhir dekade 1980an hingga pertengahan dekade 1990an. IPX adalah protokol komunikasi tanpa koneksi (connectionless), seperti halnya Internet Protocol dan User Datagram Protocol pada kumpulan protokol TCP/IP. Selain membutuhkan protokol IPX, Novell Netware juga membutuhkan protokol tingkat tinggi bernama Sequenced Packet Exchange (SPX) dan Network Control Protocol (NCP). Protokol ini diturunkan oleh Novell dari protokol IDP yang terdapat di dalam Xerox Network Services.

IPX digunakan untuk melakukan pemetaan paket-paket data dari satu titik di dalam jaringan ke titik lainnya melalui sebuah internetwork. IPX beroperasi di lapisan jaringan (lapisan ketiga pada model OSI), dan dapat digunakan di dalam teknologi Ethernet, Token Ring, dan protokol lapisan data-link lainnya. IPX memang dahulu pernah digunakan pada Local Area Network (LAN) berbasis Novell NetWare sebelum akhirnya Novell menggantinya dengan TCP/IP saat merilis NetWare 5.x. Sebelum diganti dengan TCP/IP, protokol ini merupakan protokol yang sangat populer.

Pada awalnya, penggunaan IPX sangatlah banyak, sebelum munculnya Internet booming pertengahan dekade 1990an. Pada saat itu, komputer dan jaringan komputer dapat menjalankan beberapa protokol jaringan, sehingga hampir semua jaringan berbasis IPX juga menjalankan TCP/IP untuk mengizinkan konektivitas Internet. Sebelum versi NetWare 5.x IPX merupakan protokol yang wajib, akan tetapi, pada versi 5.x atau yang lebih baru, Novell mengizinkan penggunanya untuk menjalankan NetWare tanpa IPX.

Diposting oleh Afsilall Vurilan's Minggu, 22 Agustus 2010 0 komentar

Pengertian Hotspot Wireless
Hotspot adalah suatu titik/area dimana telah terpasang perangkat wireless sehingga area tersebut mendapatkan fasilitas jaringan internet. Hotspot juga dapat diartikan sebagai sistem autentikasi bagi pengguna internet yang dapat diterapkan dengan mudah pada berbagai media, seperti UTP, ataupun wireless, dan juga bisa diimplementasikan di tempat umum ataupun private. Pengguna dapat menginisialisasi koneksi dan secara otomatis mendapatkan IP sementara via DHCP. Hotspot biasa dipasang ditempat-tempat umum seperti Mall, kampus, dll sebagai salah satu media entertainment ataupun pencari informasi dengan lokasi yang mungkin bisa dikatakan strategis, menarik, dan tidak membosankan.

Pada metoda hotspot saat ini, ketika user membuka web apapun, akan di redirect ke halaman login. Koneksi apapun ke internet belum dapat dilakukan, sampai setelah proses login dilakukan, barulah user dapat melakukan koneksi ke internet. Sistem ini dapat memberikan batasan kecepatan akses, waktu yang digunakan, atau berdasarkan besarnya data yang diterima dan dikirimkan. Data accounting per koneksipun tercatat lengkap pada sistem hotspot ini.

2.1.1. Topologi jaringan wireless
Adapun susunan koneksi jaringan wireless ini sangat sederhana. Koneksi internet masuk dari ISP kemudian dihubungkan dengan suatu titik penerus akses wireless atau router yang memancarkan sinyal. Ketika kita telah dapat terhubung dengan memakai kartu atau antena jaringan wireless untuk menerima sinyal, begitu pula sebaliknya, maka koneksi yang dipasang telah berhasil.

Diposting oleh Afsilall Vurilan's Minggu, 01 Agustus 2010 0 komentar



1.Secara garis besar langkah yangpertama adalah menganti nama Router Mikrotik menjadi “Faisal”. Setelah itu ketiklah interface pr untuk melihat hasil yang kia buat.

Diposting oleh Afsilall Vurilan's 0 komentar


2. Lakukan hal yang sama seperti pada nomor 1. Ether 2:Local

Diposting oleh Afsilall Vurilan's 0 komentar


3.Lakukan hal yang sama seperti pada nomor 1. Ether 2:Local

Diposting oleh Afsilall Vurilan's 0 komentar


4. Selanjutnya memeberikan IP ke Interface Roter-Public = 192.168.0.1, -
Lokal=172.16.7.1.dengan net mask masin-masing=255.255.255.0. itu ketiklah pr untuk
melihat hasil yang kia buat.

image
image

Resources