Diposting oleh Afsilall Vurilan's Minggu, 22 Agustus 2010 0 komentar

Pengertian Hotspot Wireless
Hotspot adalah suatu titik/area dimana telah terpasang perangkat wireless sehingga area tersebut mendapatkan fasilitas jaringan internet. Hotspot juga dapat diartikan sebagai sistem autentikasi bagi pengguna internet yang dapat diterapkan dengan mudah pada berbagai media, seperti UTP, ataupun wireless, dan juga bisa diimplementasikan di tempat umum ataupun private. Pengguna dapat menginisialisasi koneksi dan secara otomatis mendapatkan IP sementara via DHCP. Hotspot biasa dipasang ditempat-tempat umum seperti Mall, kampus, dll sebagai salah satu media entertainment ataupun pencari informasi dengan lokasi yang mungkin bisa dikatakan strategis, menarik, dan tidak membosankan.

Pada metoda hotspot saat ini, ketika user membuka web apapun, akan di redirect ke halaman login. Koneksi apapun ke internet belum dapat dilakukan, sampai setelah proses login dilakukan, barulah user dapat melakukan koneksi ke internet. Sistem ini dapat memberikan batasan kecepatan akses, waktu yang digunakan, atau berdasarkan besarnya data yang diterima dan dikirimkan. Data accounting per koneksipun tercatat lengkap pada sistem hotspot ini.

2.1.1. Topologi jaringan wireless
Adapun susunan koneksi jaringan wireless ini sangat sederhana. Koneksi internet masuk dari ISP kemudian dihubungkan dengan suatu titik penerus akses wireless atau router yang memancarkan sinyal. Ketika kita telah dapat terhubung dengan memakai kartu atau antena jaringan wireless untuk menerima sinyal, begitu pula sebaliknya, maka koneksi yang dipasang telah berhasil.

Diposting oleh Afsilall Vurilan's Minggu, 01 Agustus 2010 0 komentar



1.Secara garis besar langkah yangpertama adalah menganti nama Router Mikrotik menjadi “Faisal”. Setelah itu ketiklah interface pr untuk melihat hasil yang kia buat.

Diposting oleh Afsilall Vurilan's 0 komentar


2. Lakukan hal yang sama seperti pada nomor 1. Ether 2:Local

Diposting oleh Afsilall Vurilan's 0 komentar


3.Lakukan hal yang sama seperti pada nomor 1. Ether 2:Local

Diposting oleh Afsilall Vurilan's 0 komentar


4. Selanjutnya memeberikan IP ke Interface Roter-Public = 192.168.0.1, -
Lokal=172.16.7.1.dengan net mask masin-masing=255.255.255.0. itu ketiklah pr untuk
melihat hasil yang kia buat.

Diposting oleh Afsilall Vurilan's 0 komentar


5. Lalu memeberikan Default Gateway yang di asumsikan ke internet:192.168.0.254. itu
ketiklah pr untuk melihat hasil yang kia buat.

Diposting oleh Afsilall Vurilan's 0 komentar


6. Lalu setting DNS : Primary: 192.168.7.10 , Secondary:192.168.7.11. itu ketiklah pr
untuk melihat hasil yang kia buat.

Diposting oleh Afsilall Vurilan's 0 komentar


7. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka
agar Client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita
masquerading.

Diposting oleh Afsilall Vurilan's 0 komentar


8.Jika kita menginginkan client mendapatkan IP address secara otomatis maka perlu kita
setup dhcp server pada Mikrotik.:
•Membuat IP pool seperti gamabar di atas.

Diposting oleh Afsilall Vurilan's 0 komentar


•Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client
Pada contoh ini networknya adalah 172.16.7.0/24 dan gatewaynya 172.16.7.1

Diposting oleh Afsilall Vurilan's 0 komentar


•Lalu Tambahkan DHCP Server, dan terlihat bahwa dhcp masih Disable

Diposting oleh Afsilall Vurilan's 0 komentar


• Selanjutnya kita tinggal mengenablekanya dengan mengetik enable 0.lalu ketiklah pr.

Diposting oleh Afsilall Vurilan's 0 komentar


9. Jika sudah selanjutnya kita tinggal menegetes dengan perintah CMD. Apa bila suadah
me Reply maka Router mikrotik kita sudah jadi.